Menjamu Sabadell, Si Putih unggul lebih dulu lewat gol Juanfran dan Jese, namun dua gol Hannibal dan satu gol dari Moha di babak kedua menghasilkan kekalahan kandang pertama bagi tim Toril di Liga Adelante
Bárbara Jiménez

Rekor tak terkalahkan dalam sembilan bulan akhirnya terputus. Castilla mengalami kekalahan pertama di kandang di Divisi Dua saat menjamu Sabadell. Tim asuhan Toril, yang mendominasi pertandingan dengan di babak pertama, unggul lebih dulu lewat gol Juanfran dan Jese, namun tim tamu membalikkan keadaan di babak kedua lewat dua gol Hannibal dan gol Moha. Laga berjalan seimbang sampai di momen akhir dimana dimenangkan klub asal Catalonia. Kini saatnya memikirkan laga tandang ke Guadalajara, Sabtu mendatang.

Castilla memainkan laga kedua mereka di Alfredo Di Stefano dan tekanan pertama dilakukan Si Putih dengan memborbardir pertahanan lawan. Sinyal peringatan pertama datang dari Juanfran di menit ke-4 lewat tendangan jarak jauh yang masih melambung. Setelah itu, barulah gol pertama tercipta. Adalah pemain sayap kanan tersebut yang memanfaatkan umpan akurat dari Denis dan mengelabui kiper Nauzet di menit ke-14.

Sejak itu tim tamu berupaya menyamakan kedudukan. Di menit ke-22 Hidalgo memiliki peluang emas ketika sundulannya di dalam kotak penalti dapat diantisipsi kiper Mejias. Di sisi lain, Si Putih terus bermain dengan pola mengalir dari lini belakang guna mencari gol kedua yang tercipta berkat aksi ciamik Jese. Penyerang dari Kepulauan Canary ini berhasil melewati kawalan pemain lawan sebelum melancarkan tendangan keras yang menghujam gawang Nauzet di menit ke-35. Tuan rumah tampil gemilang sepanjang babak pertama dan mempunyai peluang memperbesar keunggulan menjadi 3-0 ketika memanfaatkan umpan Jese, Denis melepaskan tendangan yang sayangnya terlalu tinggi melambung di atas mistar. Peluit pertanda akhir babak pertama pun berbunyi.

Di babak kedua, Castilla tetap bermain dengan pola yang sama dan ketika nyaris menambah keunggulan menjadi 3-0, justru Sabadell yang berhasil mencetak gol balasan pertama. Di menit ke-49, Moha menerima umpan panjang dan melancarkan tembakan mendatar yang tak dapat diantisipasi kiper Mejias. Skor berubah 1-2. Tiga menit kemudian, sundulan Hannibal membuat skor jadi imbang 2-2. Laga berubah dan di menit ke-57 penyerang Sabadell tersebut, yang menjadi top skorer di divisi dua kembali mencetak gol yang membuat tim tamu unggul 3-2. Hanya dalam waktu 12 menit, klub Catalonia mengubah keadaan, memaksa Castilla bereaksi untuk mempertahankan rekor tak terkalahkannya saat main di kandang sejak Desember lalu.

Di menit ke-68, berawal dari aksi dribel Jese, Juanfran mendapat peluang, sayang tembakan pemain sayap ini hanya membentur jaring luar. Di menit ke-74 umpan Juanfran gagal diselesaikan Oscar Plano. Dalam momen berikutnya, Mosquera mencoba peruntungannya dengan melakukan tendangan bebas yang masih dapat diselamatkan kiper Nauzet. Tampaknya keberuntungan tidak berpihak pada Castilla yang banyak menghasilkan kesempatan tapi tidak dapat mengubah skor. Tuan rumah terus mencari gol balasan sampai injury time melalui sepakan Jese dan Mosquera yang masih melenceng. Walhasil, Si Putih harus mengakui keunggulan Sabadell yang tampil lebih baik di babak kedua, dan membuat Castilla menelan kekalahan pertama di Divisi Kedua sekaligus memutus rekor tak terkalahkan.